Minggu, 25 Mei 2014

Berkenalan Dengan SSCS

Save Street Child yang disingkat dengan SSC adalah suatu Komunitas atau organisasi yang ingin menyelamatkan adik-adik jalanan dan anak marjinal agar mereka dapat memperoleh pendidikan dan kehidupan yang lebih layak dimasa depan. SSC mempunyai banyak kegiatan mulai membuka kelas belajar, gathering, pentas seni dan masih banyak lainnya termasuk With Care To Share (WCTS) yang sebentar lagi akan diadakan SSC Surabaya untuk yang ke 3 kalinya. Sebenarnya SSC bukan hanya di Surabaya saja tapi SSC itu ada di beberapa kota seperti Jakarta sebagai kota didirikannya SSC pertama kali kemudian Malang, Semarang, Mojokerto, Medan dan masih banyak kota yang lainnya. banyaknya kota yang ikut SSC ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat terutama pemuda-pemudi bangsa ini yang masih peduli pada adik-adik kita yang kurang beruntung di luar sana.

Pengen tau bagaimana cerita saya bisa mengenal SSC? Semua berawal saat saya masih kuliah di Universitas Trunojoyo Madura, kebetulan saya bergabung dengan kabinet kemahasiswaan yang pada saat itu melakukan agenda study tour ke Jakarta yang salah satunya mengunjungi Universitas Paramadina, Hayo coba tebak siapa yg taw seorang figur SSC yang kuliah di Universitas Paramadina? yang mengerti sejarah SSC pasti taw, ya benar dia adalah Kakak Sheila Latifah yang akrab di sapa Shei, walau kita seumuran saya panggil Mbak Shei aja yah biar lebih sopan hehe... Nah dia adalah pendiri SSC pertama kali di Jakarta dan dia
mengenalkan SSC sehingga banyak di kota lain yang mengikuti jejak Mbak Shei ini, kemudian dari situlah pertama kali saya mulai kenal SSC, sebenarnya tidak secara langsung cuma setelah saya add fbnya Mbak Shei kemudian saya tau kalau di Indonesia ada Komunitas SSC dan setelah usut punya usut di Surabaya kota tetangga karena saya asli Bangkalan Madura ternyata ada cabangnya yang bernama SSCS atau Save Street Child Surabaya dan teman-teman dapat mengetahui lebih dalam dari SSCS di alamat webnya berikut ini http://www.sschildsurabaya.com.

SSCS memiliki banyak agenda seperti halnya SSC, nah dari situ dalam beberapa waktu tertentu SSCS merekrut beberapa orang yang dijadikan guru untuk kelas-kelas mereka. Guru yang mengejar ini mereka beri nama Pengajar Keren mungkin karena jarang ada guru yang mau tidak dibayar untuk mengajar adik-adik jalanan yang kurang mampu untuk sekolah dan malah beberapa justru mengeluarkan uang untuk menyumbang sarana dan prasarana mengajar mereka, super sekali... selain itu SSCS juga membuka kesempatan buat siapa saja untuk ikut bergabung sebagai Volunteer yang membantu SSCS disetiap ada kegiatan.

Jum'at Sehat adalah salah satu agenda rutin SSCS tiap minggunya. Di hari Jumat teman-teman SSCS bersama Volunteer bersama-sama memberikan susu serta biskuit atau makanan lainnya kepada anak jalanan dan marjinal, tujuannya agar mereka bisa mendapatkan makanan bergizi yang mungkin tidak selalu mereka dapatkan dari kehidupan mereka sehari-hari karena keterbatasan biaya. Kakak-kakak SSCS berharap agar mereka dapat tetap sehat sehingga dapat terus memperoleh pendidikan dari sekolah maupun dari kelas-kelas yang diadakan SSCS setiap minggunya.

Sekarang saya ingin menceritakan kisah saya yang berhubungan dengan SSC. Setelah saya tau ada komunitas SSC saya dan keempat teman saya sebut saja Lukman, Dito, Maon, dan Iin ingin mendirikan SSC di Madura khususnya bangkalan, kami sudah membuat group Fb dan Twitter untuk menambah anggota tapi ternyata tidak semudah yang dibayangkan, pertama di kota kami yang tidak begitu padat dan besar masih jarang di temukan anak jalanan yang berkeliaran di jalan serta untuk menemukan anak marjinal pun kami harus memasuki perkampungan kecil dan bertemu kepala RT untuk mengecek berapa keluarga miskin yang berada disana, belum lagi penolakan dari orang tua si anak yang lebih ingin anaknya bekerja dari pada belajar karena menurut mereka jika anaknya belajar terus yang mencari uang siapa, padahal kita tau hak anak itu salah satunya untuk belajar karena belum waktunya mereka bekerja dari pagi hingga malam. Ya mungkin kami tau ini tidak mudah minimal kita sudah dapat pengalaman dari tindakan yang sudah kita lakukan. Dan tidak beberapa lama teman kami yang bernama Lukman sempat kopdar dengan Mbak Shei dan dia memberi saran agar bergabung dulu dengan SSCS sambil jalan mungkin suatu saat SSC Madura bisa diwujudkan mohon doanya ya teman-teman.

Kembali lagi ke SSCS, kami sudah beberapa kali mengikuti acara yang diadakan SSCS walaupun hanya sebagai peserta kami sudah cukup bangga seperti acara pentas seni yang diadakan di kampung seni, kemudian suroboyo dolanan di Royal Plaza dan yang terakhir acara WCTS 2 di Gor Hayam Wuruk
Brawijaya. nah saat kami hadir di acara pentas seni di kampung seni kami berkenalan dengan salah satu pendiri SSCS dan dia pada saat itu bisa di panggil menjadi ketua SSCS, ada yang tau? ya dia adalah Mbak Inggrid Widya Pitaloka, kami disambut hangat oleh Mbak Inggrid dan Dia menceritakan sedikit banyak tentang SSCS dan yang akhirnya yang juga membuat kami lebih tertarik lagi dengan SSCS. Di SSCS kita mendapatkan suasana kebersamaan antar anggota dan entah hati menjadi senang disaat kita melihat senyuman dari adik-adik jalanan yang seakan-akan lupa dengan kejamnya jalanan. Betapa indahnya berbagi karena apa yang kita bagi akan kembali pada diri kita lebih banyak lagi, sedikit dari kita berarti banyak buat mereka jadi SEMANGAT BERBAGI, Terima kasih.